Optimalisasi Stimulasi Bahasa Melalui Permainan Edukatif untuk Anak dengan Speech Delay di PAUD
DOI:
https://doi.org/10.37216/aura.v7i1.2688Abstract
Perkembangan bahasa pada anak usia dini memiliki peran krusial dalam membentuk kemampuan komunikasi, kognitif, dan sosial-emosional. Namun, tidak semua anak mencapai perkembangan bahasa yang optimal. Di lingkungan PAUD, sering dijumpai anak-anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay), sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan stimulasi bahasa melalui permainan edukatif yang dirancang sesuai karakteristik anak speech delay. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 3 anak usia 4–5 tahun di salah satu PAUD di Kota Selong yang telah teridentifikasi mengalami speech delay. Penelitian dilakukan bersama guru kelas sebagai kolaborator, dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi pada tiap siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi perkembangan anak. Permainan edukatif yang digunakan antara lain kartu bergambar, permainan peran sederhana, boneka tangan, dan lagu berirama interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek bahasa ketiga anak setelah diterapkannya permainan edukatif secara berkelanjutan. Perubahan terlihat pada frekuensi berbicara, keberanian menirukan kosakata, serta kemampuan menyusun kalimat sederhana. Setiap siklus memberikan data reflektif bagi guru untuk menyusun strategi yang lebih efektif sesuai kebutuhan masing-masing anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan edukatif terbukti efektif sebagai sarana stimulasi bahasa anak speech delay, serta dapat diterapkan secara sistematis dalam model pembelajaran di PAUD melalui pendekatan tindakan kelas











