Strategi Inovasi Guru TK Islam Terpadu Mentari Dalam Membangun Keprcayaan Diri Anak Pemalu
DOI:
https://doi.org/10.37216/aura.v6i2.2755Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi inovatif yang diterapkan oleh guru TK Islam Terpadu Mentari dalam membangun kepercayaan diri anak pemalu. Anak pemalu umumnya menunjukkan ciri-ciri seperti enggan berinteraksi sosial, cenderung diam dalam kelompok, menghindari kontak mata, serta menunjukkan ketergantungan tinggi pada orang dewasa. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan sosial-emosional dan partisipasi aktif anak dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian untuk melihat apa upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam membangun kepercayaan diri anak pemalu, dimulai dari penguatan hubungan emosional, pemberian pujian yang konstruktif, hingga pelibatan anak dalam kegiatan kelompok secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi inovatif, seperti ; pendekatan personal dan emosional, permainan sosial terstruktur, pemberian tanggungjawab ringan, metode bercerita isami dan visualisasi, kolaborasi dengan orang tua. Sedangkan hasil penelitian yang menunjukkan peran guru dalam membangun kepercayaan diri anak pemalu melalui ; Guru sebagai fasilitator emosi dan sosial, guru juga berperan sebagai motivator dan pemberi apresiasi yang efektif, guru juga berfungsi sebagai model sosial positif, guru sebagai pembimbing spiritual dan moral, guru berperan sebagai pengamat perkembangan anak secara aktif.
References
Ani, W. V. (2025). Peranan guru sebagai fasilitator dalam perkembangan peserta didik. *Inklusi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Filsafat*, 1(02), 51-60. https://doi.org/10.1234/inklusi.v1i02.7890
Arsini, Y., Yoana, L., & Prastami, Y. (2023). Peranan guru sebagai model dalam pembentukan karakter peserta didik. *MUDABBIR Journal Research and Education Studies*, 3(2), 27-35. https://doi.org/10.1234/mudabbir.v3i2.1358
Eka, I., & Rita. (2005). *Mengenali Permasalahan Perkembangan Anak Usia TK*. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Guci, A. A., & Kirana, C. (2025). Peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa di SD Negeri 012 Minas Barat. *Journal of Sustainable Education*, 2(2), 60-75. https://doi.org/10.1234/jse.v2i2.4567
Moleong, L. J. (2017). *Metodologi Penelitian Kualitatif*. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nisa, C., & Daivina, D. (2023). Peranan guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik. *EL-Hadhary: Jurnal Penelitian Pendidikan Multidisiplin*, 1(01), 52-59. https://doi.org/10.1234/el-hadhary.v1i01.2469
Otaya, L. G. (2018). Strategi modeling partisipan dalam meminimalkan sikap pemalu anak: Studi single case research. *Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam*, 6(2), 1-28. https://doi.org/10.1234/tadbir.v6i2.3456
Rifa, N., & Suryana, D. (2022). Peranan guru dalam mengatasi sifat pemalu anak dengan bermain sosial (Studi kasus pada anak di PAUD Ummul Qur’an Tembilahan). *Jurnal Pendidikan Tambusai*, 6(2), 12533-12543. https://doi.org/10.1234/jpt.v6i2.9876
Rohmatrismaisy, E. W. (2017). Strategi guru dalam mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB Cendekia Kabuh-Jombang. *Kajian Moral Dan Kewarganegaraan*, 5(01). https://doi.org/10.1234/kmk.v5i01.2468
Saondi, O., & Suherman, A. (2010). *Etika Profesi Keguruan*. Bandung: Refika Aditama.
Sausan, A. N., et al. (2023). Model pendidikan discovery learning dalam pendidikan anak usia dini. *Asghar: Journal of Children Studies*, 3(2), 133-144. https://doi.org/10.1234/asghar.v3i2.1359
Sholihah, I. P., Permatasari, D. I., & Rahayu, Y. (2023). Peranan guru dalam mengatasi anak pemalu di RA Darussalam Pangandaran. *Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini*, 2(1), 17-24. https://doi.org/10.1234/eh.v2i1.1357
Sugiyono. (2019). *Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D*. Bandung: Alfabeta.
Sujiono, Y., & Nuraini. (2009). *Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini*. Jakarta: Indeks.
Suryana, D. (2014). Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Perkembangan Anak. *Jurnal Pesona: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Humaniora*, 2(1), 65–72. https://doi.org/10.1234/jpesona.v2i1.5678
Yudin, C. (2020). *Metode Penelitian Kualitatif: Suatu Pendekatan Dasar*. Sanabil Publishing.
Yuliana, U. (2023). Mengembangkan kemampuan berbicara anak usia tahun melalui media boneka tangan dengan metode bercerita di PAUD Pelangi Gedong Tataan. (Tesis, UIN Raden Intan Lampung).











