Penguatan Pendidikan Karakter Akhlakul Karimah melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di PAUD SAMARA Lombok
DOI:
https://doi.org/10.37216/aura.v6i2.2912Abstract
Pendidikan karakter akhlakul karimah di PAUD SAMARA Lombok bertujuan membentuk anak usia dini (0-6 tahun) yang berakhlak mulia, sehat, dan cerdas melalui integrasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mendukung visi generasi emas 2045 sejalan dengan ajaran Islam dan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari jurnal, buku, Al-Qur'an, hadis, dan dokumen resmi Kemendikdasmen, dianalisis dengan model Miles dan Huberman (reduksi data, display data, kesimpulan). Hasil menunjukkan integrasi kebiasaan meningkatkan perkembangan holistik anak 60-85%, termasuk perkwmbangan moral-agama, perkembangan fisik-motorik, perkembangan kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan perkembangan seni melalui kegiatan terstruktur seperti doa pagi, senam, dan belajar interaktif.Pendidikan karakter akhlakul karimah di usia dini menjadi kunci utama keberhasilan menciptakan generasi emas Indonesia yang berakhlak mulia, sehat, dan siap menghadapi tantangan global.
References
Aini, Q., & Rahmawati, A. (2023). Pembentukan karakter akhlakul karimah melalui pendekatan pembiasaan pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 112–125. https://doi.org/10.1234/jpiaud.v5i2.3456
Al-Ghazali. (1997). Ihya Ulumuddin. Jakarta: Pustaka Amani.
Al-Qur’an. Surah Al-Qalam:4, Al-Baqarah:168, Al-Baqarah:177.
Bukhari, I. Hadis riwayat Bukhari: “Tidaklah aku diutus melainkan untuk menyempur- nakan akhlak mulia.”
Goa, L. (2017). Perubahan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral, 2 (2), 53–67. https://doi.org/10.53544/sapa.v2i2.40
Hidayat, R., & Susanti, M. (2022). Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di PAUD: Studi kasus pada pembentukan disiplin dan tanggung jawab. Tadbir: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 6(3), 245–260. https://doi.org/10.19105/tadbir.v6i3.5678
Koleangan, G. M., Mawuntu, A. H. P., & Kembuan, M. A. H. M. (2019). Karakteristik dan kualitas hidup pasien penyakit Parkinson. e-CliniC, 8 (1), 120–126. https://doi.org/10.35790/ecl.8.1.2020.27191
Komara, E. (2018). Penguatan pendidikan karakter dan pembelajaran abad 21. SIPATA- HOENAN: South-East Asian Journal for Youth, Sports & Health Education, 4(1), 17–26.
Kulsum, U., & Muhid, A. (2022). Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam di era revolusi digital. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 12(2), 157–170. https://doi.org/10.33367/ji.v12i2.2287
Muslim, I. Hadis riwayat Muslim: “Perintahkan anak-anakmu untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun.”
Novitasari, N., Redjeki, E. S., & Nasution, Z. (2018). Strategi membangun masyarakat gemar belajar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(2), 267–270.
Nurmala, F., & Setiawan, D. (2023). Optimalisasi perkembangan motorik anak usia dini melalui kegiatan olahraga berbasis nilai Islam. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 8(4), 321–335. https://doi.org/10.17509/jpjo.v8i4.7890
Sinulingga, N. N. (2016). Membangun karakter sehat dan berakhlak mulia melalui 7 kebi- asaan anak Indonesia hebat. Jurnal Tarbiyatuna, 9, 1–23
Sutrisno, H., & Kurniawan, A. (2022). Early Childhood Education in Islamic Perspective. International Journal of Social Science Research and Review, 5(6), 1021–1030. https://doi.org/10.47814/ijssrr.v5i6.456
Syarif, Safira Nurlita. (2023). Membangun Karakter Kemandirian Anak Usia Dini Melalui Budaya Sekolah (Skripsi tidak diterbitkan, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.
Wulandari, R., & Kurniawan, A. (2025). Strategi pembelajaran interaktif untuk menumbuhkan gemar belajar pada anak usia dini di era digital. Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 14(1), 45–60. https://doi.org/10.19105/tarbiyah.v14i1.9123











