Studi Analisis Kebutuhan Pengembangan Model TPACK QR-CODE Pada Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.37216/badaa.v7i1.2425Keywords:
Analisis kesalahan, Literasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan awal dalam merancang model pembelajaran berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang dipadukan dengan QR-Code untuk meningkatkan literasi digital siswa sekolah dasar. Subjek penelitian melibatkan 40 siswa dan 4 guru kelas 5 dari SD Negeri 05 Widodaren dan SD Negeri 03 Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, difokuskan pada tahap pertama, yaitu analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta angket kepada siswa dan guru. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk mengungkap kesiapan, persepsi, dan hambatan dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum terbiasa menggunakan media digital interaktif, dan guru masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi karena kurangnya pelatihan dan fasilitas. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan model pembelajaran inovatif yang menggabungkan unsur teknologi, pedagogik, dan konten secara utuh. Tahap analisis kebutuhan ini menjadi pijakan penting dalam merancang model pembelajaran yang sesuai konteks, mendorong literasi digital, dan dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah dasar.
Kata kunci: Analisis Kebutuhan; TPACK; QR-Code; Literasi Digital; Pembelajaran SD











