Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Asbase Pada Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV SDN Desa Ngentrong
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV di SDN 1, 2, dan 4 Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, akibat minimnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif serta pembelajaran yang cenderung monoton. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di tiga sekolah tersebut. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli, angket respon siswa dan guru, observasi kepraktisan, serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif ASBASE sangat valid, dengan skor validasi dari ahli media sebesar 95,3 dan ahli materi sebesar 93,75. Kepraktisan media juga tinggi, dengan rata-rata angket respon siswa mencapai 85,4 dan 86,5 pada dua tahap uji coba lapangan. Efektivitas media terlihat dari peningkatan hasil belajar dengan skor N-Gain rata-rata 0,737734 dan 0,71464 yang termasuk kategori tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah media ASBASE efektif, praktis, dan valid untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. Media ini memadukan folding book dan teknologi digital melalui barcode, serta menerapkan sintaks ASBASE (Analisis masalah, Simak video, Baca materi, Aksi, Sajikan hasil, Evaluasi) yang sesuai dengan pendekatan PBL.











