Analisis Penerapan Metode Zopp Dalam Perencanaan Pembangunan Pendidikan (Studi Kasus RPJPD NTB 2045)
DOI:
https://doi.org/10.37216/badaa.v7i2.2630Keywords:
Metode ZOPP, Perencanaan pembangunan pendidikan, RPJPD NTB 2025–2045, perencanaan teknokratikAbstract
Pembangunan pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode Zielorientierte Projektplanung (ZOPP) dalam proses perencanaan pembangunan pendidikan jangka panjang yang dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2025–2045. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi staf perencana Bappeda, Dinas Pendidikan, perwakilan sekolah, dan mitra pembangunan yang terlibat dalam penyusunan RPJPD. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, kuesioner terbuka, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman dengan triangulasi, member check, dan audit trail untuk uji keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan mengikuti regulasi nasional dengan tahapan teknokratik yang dipadukan pendekatan top-down dan imperatif. Penerapan elemen ZOPP tampak pada analisis masalah, kerangka logis, dan rencana operasional yang dilakukan secara parsial serta melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor. Faktor pendukung mencakup dukungan regulasi, keterlibatan multi-aktor, dan dukungan anggaran dari mitra pembangunan, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan anggaran untuk implementasi, pengaruh politik, dan kapasitas teknis SDM. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas perencana dan mekanisme pengawalan agar proses perencanaan pendidikan dapat berjalan lebih efektif.











