Inkulkasi Nilai- Nilai Kesetaraan Berbasis Kearifan Budaya Lokal Dalam Menciptakan Sekolah Ramah Anak Di SD Negeri 1 Waringin Kecamatan Suralaga, Lombok Timur
DOI:
https://doi.org/10.37216/badaa.v7i3.2827Keywords:
inculcation of equality values, local cultural wisdom, child-friendly schoolsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses inkulkasi nilai- nilai kesetaraan berbasis kearifan budaya lokal dalam menciptakan sekolah ramah anak, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SD Negeri 1 Waringin Kecamatan Suralaga Lombok Timur. Penelitian ini dilatar belakangi karena masih rendahnya penerapan nilai-nilai kesetaraan dan kearifan budaya lokal di SD Negeri 1 Waringin sehingga tujuan sekolah ramah anak belum tercapai secara optimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap kepala sekolag, guru,siswa dan wali murid. Analisis data menggunaka model Miles dan Huberman melalui tahapam reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkulkasi nilai- nilai kesetaraan dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan integrasi budaya lokal seperti gotong royong, musyawarah, serta pelestarian kesenian budaya sasak. Proses ini berkontribusi pada terciptanya lingkungan sekolah yang inklusif, menghargai perbedaan, dan bebas deskriminas. Adapun faktor pendukung meliputi peran aktif guru, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan masyarakat, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan pemahaman guru dan kurangnya media pembelajaran berbasis budaya lokal.
Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai kesetaraan melalui kearifan budaya lokal dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah anak.











