Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Pada Siswa Kelompok B1 Di Taman Kanak Darul Muhsinin
DOI:
https://doi.org/10.37216/badaa.v7i3.2956Keywords:
kata kunci: kemampuan berbahasa,discovery learningAbstract
Dalam kegiatan belajar tujuan pembelajaran bahasa tidak semata mata untuk memberi pengetahuan dan mengahafal sejumlah fakta dan informasi akan tetapi lebih dari itu. Para siswa selain diharapkan memiliki pengetahuan mereka juga dapat mengembangkan keterampilannya dalam berbagai segi kehidupan dimulai dari keterampilan akademiknya sampai pada keterampilan sosial. Adapun dalam penelitian ini menggunakan pendekatan model pembelajaran discovery learning yang menekankan pada keterlibatan aktif anak dalam menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung. Terkait dengan hal di atas maka peneliti menggunkan model pembelajaran discovery learning, yang dimana anak tidak hanya menerima informasi secara pasif dari guru, tetapi guru mengajak untuk bertanya, menjawab, mengamati, dan menceritakan kembali hasil pengamatannya. Oleh karena itu, penerapan discovery learning dipandang sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini, khususnya dalam keterampilan berbicara, menyusun kalimat, memperkaya kosakata, dan berani berkomunikasi di depan orang lain.Adapun Penelitian tindakan kelas ini dilatar belakangi oleh adanya temuan permasalahan yang dimana dalam proses kegiatan pembelajaran pada siswa di TK DARUL MUHSININ terdapat beberapa siswa yang memiliki kurang motivasi dalam belajar, seperti rendahnya kemampuan pada aspek keterampilan berbahasa,adanya siswa yang memiliki rasa kurang berani, kurang percaya diri, memiliki rasa takut untuk berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak dengan menggunkan discovery learning.
Dengan demikian maka peneliti merasa sangat penting untuk melakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran model discovery Learning dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus sampai oktober 2025, bertempat Di TK Darul Muhsinin pada kelas (B1) dengan jumlah sampel penelitian adalah 22 siswa. Jenis penelitian dalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan dalam satu siklus, setiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik dan alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif terhadap data berupa dokumen hasil pekerjaan siswa, daftar nilai dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning tejadi suasana pembelajaran yang menyenangkan,kreatif dan kondusif sehingga hasil belajar siswa meningkat, yaitu dari hasil siklus I ke Siklus II terdapat peningkatan, pada siklus 1 jumlah siswa yang mendapat nilai tuntas adalah 10 siswa atau 53,35 %, nilai tidak tuntas pada siklus 1 adalah 12 siswa atau 46,65 %, sedangkan pada siklus 2 terjadi peningkatan nilai tuntas yaitu menjadi 22 siswa atau 89,50 % adanya peningkatan 34,15%.
kata kunci: kemampuan berbahasa,discovery learning











