Permainan Peta Harta Karun Untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Pada Anak Usia 5-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.37216/badaa.v8i1.3213Keywords:
Kata Kunci: kerjasama anak, permainan peta harta karun, penelitian tindakan kelas, anak usia dini, pembelajaran berbasis bermain.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan peta harta karun. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B di TK Aisyiyah Kaliwungu yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi kemampuan kerjasama anak. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase capaian perkembangan anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus terdapat 12 anak (80%) berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan 3 anak (20%) pada kategori Mulai Berkembang (MB). Pada siklus I terjadi peningkatan dengan 12 anak (80%) berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dan 3 anak (20%) mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, yaitu 3 anak (20%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 12 anak (80%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan peta harta karun efektif meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia dini.











