Analisis Peran Psikotes dalam Mengukur Kesiapan Belajar Siswa Kelas Awal SD Unggulan Hamzanwadi dalam Perspektif Psikologi Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.37216/badaa.v6i1.3221Keywords:
psikotes, kesiapan belajar, kelas awal, psikologi pendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran psikotes dalam mengukur kesiapan belajar siswa kelas awal sekolah dasar dalam perspektif psikologi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan di SD Unggulan Hamzanwadi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas awal, serta tenaga yang terlibat dalam pelaksanaan psikotes. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikotes, seperti Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST), berperan penting dalam mengidentifikasi kesiapan belajar siswa, terutama pada aspek kognitif seperti kemampuan verbal, penalaran logis, memori kerja, dan kecepatan pemrosesan informasi. Selain itu, psikotes juga mampu mengungkap aspek non-kognitif seperti konsentrasi, kontrol diri, dan ketekunan. Hasil psikotes memberikan gambaran objektif yang dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan diferensiatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa psikotes memiliki peran strategis dalam mengukur kesiapan belajar siswa kelas awal, namun optimalisasinya memerlukan kolaborasi antara guru, psikolog, dan pihak sekolah.











