Implementasi Nilai Budaya Hakneter, Haktaek, Haklaran, Hadomi Malu, Dalam Pembelajaran Karakter Di SD

Authors

  • Yanuarius Bria Seran STKIP Sinar Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.37216/badaa.v8i2.3442

Keywords:

Pendidikan Karakter SD; Hakneter; Haktaek; Haklaran; Hadomi malu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai budaya lokal masyarakat Malaka, yaitu Hakneter (saling menghormati), Haktaek (saling menghargai), Haklaran (saling peduli/tulus), dan Hadomi malu (saling mengasihi) dalam penguatan pendidikan karakter bagi siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik dan tokoh adat, serta studi dokumentasi di lingkungan sekolah dasar di Kabupaten Malaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai tersebut dilakukan melalui tiga jalur: integrasi dalam kurikulum (mata pelajaran), pembiasaan budaya sekolah (ekosistem sekolah), dan keteladanan guru. Penerapan nilai-nilai ini terbukti mampu meningkatkan sikap sopan santun, empati, dan kerja sama antar siswa secara signifikan. Implementasi nilai budaya lokal Hakneter, Haktaek, Haklaran, dan Hadomi Malu merupakan strategi efektif dalam membentuk karakter siswa SD yang berbasis kearifan lokal, sekaligus menjaga kelestarian identitas budaya masyarakat Malaka di era modern.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Bria Seran, Y. (2026). Implementasi Nilai Budaya Hakneter, Haktaek, Haklaran, Hadomi Malu, Dalam Pembelajaran Karakter Di SD. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 130–135. https://doi.org/10.37216/badaa.v8i2.3442