Pendampingan Penerapan Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat ( PHBS ) Di Desa Jerowaru
DOI:
https://doi.org/10.37216/al-madanijurnalpengabdianpadamasyarakat.v2i2.1130Keywords:
prilaku,kebersihan. PHBS, PendampinganAbstract
Masyarakat Lombok Khususnya di desa Jerowaru masih tergolong masyarakat swadaya dimana budaya gotong royong kehhidupan social masih sangat kuat akan persaudaraan terlihat pada acara-acara keagamaan seperti kematian perkawinan dan lain sebagainya. dalam pengabdian ini menggunakan Partisipatory Action Research (PAR) adapun pendampingan difokuskan pada hal penyadaran akan pentingnya hidup bersih dimulai dari personal dan lingkungan tempat tinggal. Dalam pendampingan ini tim pengabdi melibatkan berbagai pihak dam memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
References
Inten Ratna Sari, Gusti Ayu Putu. “Gambaran Perilaku Masyarakat Dewasa dalam Pencarian Pengobatan Penyakit Gigi di Desa Bajera Kecamatan Selemadeg Kabupaten Tabanan Tahun 2018”. Diss. Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, 2018.
Kautsaranti, Luthfi. Intervensi Gizi yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting pada Balita (studi literatur). Diss. Poltekkes Tanjungkarang, 2022.
Guna, Ade Mira, and Gustop Amatiria. "Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam upaya mencegah penyakit kulit pada santri di pondok pesantren Nurul Huda." Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik 11.1 (2017): 7-14.
Patras, Mareike D., and Yeanneke L. Tinungki. "Perilaku Hidup Bersih Sehat Tatanan Rumah Tangga Di Daerah Kepulauan." Jurnal Ilmiah Sesebanua 4.2 (2020): 81-85.
Firmansyah, Sanda Marta Ari. “Pengaruh Health Education Dengan Media Permainan Health-Trace Map Terhadap Motivasi Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Pada Anak Jalanan Di Komunitas Cahaya Bunda Jembatan Merah Pabean Cantikan-Surabaya”. Diss. Universitas Muhammadiyah Surabaya, 2018.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak Cipta (Copyright): Hak cipta atas artikel ada pada Penulis. Penulis memberikan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License. [1]
- Hak Pengguna (Readers/Public): Siapa pun bebas untuk:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun.
- Mengadaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk keperluan apa pun, termasuk komersial.
- Dengan syarat, penyebar harus memberikan atribusi (pengakuan) yang tepat kepada penulis asli, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menyatakan apakah ada perubahan yang dilakukan. [1, 2]
- Hak Penulis (Author): Penulis tetap mempertahankan hak paten, hak atas karya cipta, serta hak untuk membagikan naskah versi cetak atau repositori institusi secara mandiri dengan tetap merujuk pada publikasi awal di jurnal ini.

