Implementasi Metode Gerakan Dalam Menghapal Hadist Pada Anak Usia Dini

Authors

  • Istiharah Aikmel
  • Moammar Qadafi Pancor

DOI:

https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v23i2.2774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode gerakan dapat meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam menghafal hadist di RA Nurul Huda NW Banjarsari. Selama ini, metode pembelajaran hadist yang digunakan masih bersifat pasif dan kurang menarik, sehingga anak-anak kurang termotivasi dan mengalami kesulitan dalam menghafal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak usia 5–6 tahun di kelompok B, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, tes lisan, wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Pada siklus pertama, hanya 8 anak (53%) yang berhasil menghafal hadist dengan benar, namun setelah dilakukan perbaikan dalam siklus kedua, seluruh anak (100%) menunjukkan peningkatan yang signifikan. Anak menjadi lebih aktif, senang, dan lebih mudah mengingat hadist karena dibantu oleh gerakan tubuh yang sesuai dengan isi hadist. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode gerakan dalam pembelajaran hadist dapat memberikan dampak positif terhadap daya ingat anak sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, sehingga layak dijadikan alternatif dalam pengajaran hadist untuk anak usia dini.

References

Anggraini, N. (2020). Efektivitas metode gerakan dalam menghafal hadist anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 25–35.

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2016). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Asrizal. (2018). Metode pembelajaran aktif dalam pendidikan anak usia dini. Jakarta: Prenadamedia Group.

Fatimah, R. (2022). Pengaruh metode gerakan terhadap kemampuan menghafal hadist anak usia 5–6 tahun di RA Miftahul Jannah. Jurnal Al-Bustaniyah, 6(1), 45–52.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Victoria: Deakin University Press.

Ningsih, A., & Harun, M. (2021). Penggunaan metode Total Physical Response (TPR) dalam meningkatkan hafalan hadist pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islam, 5(2), 97–108.

Nurjanah, S. (2019). Penerapan pembelajaran hadist melalui gerakan dalam meningkatkan memori anak di TK IT Al-Azhar. Jurnal Edukasi Islam, 3(3), 150–159.

Rahmawati, D., & Sugito. (2021). Pengaruh pembelajaran berbasis gerakan terhadap kemampuan menghafal hadist anak usia 5–6 tahun. Jurnal Golden Age, 6(2), 123–132.

Roopnarine, J. L., & Johnson, J. E. (2013). Approaches to early childhood education (6th ed.). Boston: Pearson Education.

Santrock, J. W. (2014). Child development (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sujiono, Y. N. (2011). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks.

Suyadi. (2014). Psikologi perkembangan anak usia dini. Yogyakarta: PT Remaja Rosdakarya.

Yusuf, M. (2016). Pendidikan agama Islam untuk anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Zakiyah, U. (2020). Strategi pembelajaran hafalan hadist pada anak usia dini melalui media gerakan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 2(1), 11–20.

Zulfa, L. R. (2021). Pengembangan metode gerak dan lagu dalam pembelajaran keislaman di RA. Jurnal An-Nur: Kajian Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 28–36.

Downloads

Published

2025-12-04

How to Cite

Istiharah, & Qadafi, M. (2025). Implementasi Metode Gerakan Dalam Menghapal Hadist Pada Anak Usia Dini. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 23(2), 291–399. https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v23i2.2774