Pengembangan Kurikulum PAI dengan Mengacu Pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Perguruan Tinggi Islam

Authors

  • Masjudin Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Keywords:

pengembangan kurikulum, sinkronisasasi, kerangka kualifikasi nasional Indonesia

Abstract

Artikel ini membahas pengembangan kurikulum Perguruan Tinggi Islam (PTKI) khususnya menjadi suatu keniscayaan dengan tetap memperhatikan aspek kekhususan dari PTKI dengan sinkronisasi Kebijakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah kebijakan pemerintah untuk meragamkan pengalaman belajar dan skill praktis pembelajar. Akan tetapi, kebijakan ini perlu untuk diterjemahkan dan diadaptasikan dengan kurikulum yang telah ada sebelumnya. Dengan begitu, lulusan PTKI diharapkan dapat memenuhi tuntutan pasar kerja dan kebutuhan stakeholders lainnya dan dapat berkiprah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan pergaulan internasional dengan menunjukkan karakter sebagai profesional muslim. Deskripsi pembahasan dalam artikel ini terdiri dari pengertian kurikulum dan pengembangannya, hakekat pengembangan kurikulum, model dan prinsip pengembangan kurikulum, kebijakan nasional tentang kurikulum perguruan tinggi tujuan dan langkah-langkah pengembangan kurikulum dan Pendekatan- pendekatan dalam pengembangan kurikulum pendidikan Agama Islam. Kebijakan pengembangan kurikulum terhadap kerangka kualifikasi nasional Indonesia bidang pendidikan tinggi adalah kerangka penjenjangan kualifikasi yang dapat menyandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan capaian pembelajaran di jalur pendidikan formal, pendidikan informal dan atau pengalaman kerja ke dalam jenis dan jenjang pendidikan tinggi. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) berfungsi untuk menjadi acuan dalampenyusunan capaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang pendidikan secaranasional. Secara konseptual, setiap jenjang kualifikasi dalam KKNI disusun oleh empat parameter utama yaitu (a) keterampilan kerja, (b) cakupan keilmuan/pengetahuan, (c) metoda dan tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan keilmuan/pengetahuan tersebut serta (d) kemampuan manajerial.

References

Ahmad, H. M. (1998). Pengembangan Kurikulum di Perguruan Tinggi. Pustaka Setia. Al-

Syaibani, O. M. A.-T. (1979). Falsafah Pendidikan Islam. Bulan Bintang.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. (1998). Qualitative Research For Education an Introduction to Theori and Methods. Allyn and Bacon.

Creswell, J. W. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Traditions. Sage Publication.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Aproaches (4th ed.). Sage Publications.

Daradjat, Z. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Dimyati, & Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta.

Panduan Pengembangan Kurikulum PTKI Mengacu pada KKNI dan SN-Dikti, (2018).

Fitri, A. Z. (2013). Inovasi dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Fakultas Tarbiyah Jurusan PAI pada Pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

George. A, B. (1968). Curriculum Theory. KAGG Press. Hamalik,

O. (1999). Kurikulum dan Pembelajaran. Bumi Aksara.

Hanafi, H., Adu, L., & Zainuddin. (2018). Ilmu Pendidikan Islam (1st ed., Vol. 1).

DEEPUBLISH.

Idi, A. (2010). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek. Ar-Ruzz Media. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Sage Publication.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Mattew B Miles, A Michael Huberman, dan Johnny Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publication. 656

Moleong, L. J. (2008). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2009). Rekonstruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum, hingga Strategi Pembelajaran. Rajawali Pers.

Muhaimin. (2012). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, madrasah dan Perguruan Tinggi. PT Raja Grafindo Persada.

Muhaimin. (2014). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. PT RajaGrafindo Persada.

Mujib, A., & Mudzakkir, J. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Kencana Prenada Media Group.

Nasution, S. (1993). Pengembangan Kurikulum. Citra Aditya Bakti.

Prabawa, A. H., & Ariatmi, S. Z. (2002). Paradigma Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Tahun 2000. Muhammadiyah Univercity Press.

Ramayulis. (1998). Ilmu Pendidikan Islam. Kalam Mulia.

Sukmadinata, N. S. (2013). Pengembangan Kurikulum:Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya.

Sutrisno, & Suyadi. (2016). Desain Kurikulum Perguruan Tinggi Mengacu Kerangka Kualifikasi Nasional. PT Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2024-11-04

How to Cite

Masjudin. (2024). Pengembangan Kurikulum PAI dengan Mengacu Pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Perguruan Tinggi Islam. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 22(2), 234–260. Retrieved from https://jurnal.iaihpancor.ac.id/index.php/tadib/article/view/3199

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.