Studi Analisis UMKM Dan Pendamping Desa YBM PLN Kelompok 13 Desa Jeruk Manis Kecamatan Sikur, Lombok Timur NTB
DOI:
https://doi.org/10.37216/afada.v3i2.2590Kata Kunci:
UMKM, Dampak Pembinaan, Mahasiswa Kkn, Perangkat Desa, Sikap Masyarakat, Pembina Desa.Abstrak
UMKM memiliki peran krusial sebagai pilar ekonomi di pedesaan Indonesia, menumbuhkan jiwa wirausaha, mendorong inovasi lokal, dan mendistribusikan kemakmuran secara merata. Di Desa Jeruk Manis, Lombok Timur, UMKM merupakan sumber penghidupan utama di luar pertanian, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pasar, kurangnya pengetahuan manajemen, dan minimnya diversifikasi produk. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan pelaksanaan program KKN Bina Desa Universitas Hamzanwadi yang berfokus pada pemberdayaan UMKM di Desa Jeruk Manis, serta menganalisis efektivitas program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Program KKN ini mencakup tahapan sosialisasi, survei dan pengumpulan data lapangan, pengolahan data, validasi masyarakat, penyusunan laporan akhir, dan publikasi hasil. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembuatan label produk, peta lokasi usaha di Google Maps, pendampingan pengelolaan media sosial, dan pembuatan alat pembayaran digital (QRIS). Program ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal, meskipun keberlanjutan program bergantung pada komitmen semua pihak. Masyarakat dan perangkat desa memiliki peran penting sebagai konsumen, promotor, sumber ide, fasilitator akses modal, pelatihan, dan promosi dalam mendukung keberlangsungan UMKM





