Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Jual Beli Account Game Online Garena Free Fire di Desa Labuhan Lombok
DOI:
https://doi.org/10.37216/alrasyad.v4i2.3056Keywords:
Jual Beli, Hukum Islam, Account Game online Garena Free FireAbstract
Islam bukan merupakan agama ekslusif yang menutup diri dari kemajuan teknologi, akan tetapi Islam memberikan kepada ummat Muslim agar tidak keluar dari rambu-rambu yang telah ditetapkan syara’. Batasan tersebut telah tersimpul dalam makna kemaslahatan untuk ummat manusia itu sendiri. Segala sesuatu jika itu membhayakan dan merugikan manusia baik itu kesehatan, etika ataupun keimanannya harus sesegera mungkin untuk dihindari. Pengguna teknologi terutama bagi masyarakat awam jika berdampak atau berpotensi besar merugikan waktu dan uang maka hal tersebut dilarang karena mendtangkan kemudahratan. Sebab menolak kemudharatan berarti juga meraih sebuah kemaslahatan sesuai dengan tujuan hukum Islam yaitu untuk meraih kemaslahatan dan kebermanfaatan di dunia dan akhirat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau praktek jual beli Account game online Garena Free Fire dari tinjauan hukum Islam, dengan fokus di Desa Labuhan Lombok. Fenomena jual beli akun game online semakin marak di kalangan masyarakat, termasuk di Desa Labuhan Lombok, yang memerlukan kajian mendalam mengenai kesesuaian praktek tersebut dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur terkait hukum Islam dan transaksi jual beli dalam game online. Hasil penelitian ini akan menunjukkan bahwa praktek jual beli account game online Garena Free Fire di Desa Labuhan Lombok memiliki berbagai pandangan dari perspektif hukum Islam. Beberapa ulama menganggap praktek ini tidak melanggar prinsip-prinsip dasar transaksi dalam Islam, seperti keadilan, kerelaan, dan tidak adanya unsur gharar (ketidakjelasan) atau maysir (perjudian). Praktek jual beli ini dianggap sah jika kedua belah pihak, baik penjual maupun pembeli, memahami dan menyetujui kondisi akun yang dijual, serta tidak ada pihak yang dirugikan dalam transaksi tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan mengenai implikasi hukum Islam dalam praktek jual beli akun game online khususnya pada game online garena free fire, serta menjadi bahan pertimbangan dalam pembuatan kebijakan yang relevan.





