Hukum Keluarga Dan Internasionalisasi Nilai Islam: Hki Dan Standar Internasional

(CEDAW, SDGS, UUD HAM)

Authors

  • Muhammad Khotam Zam Zami Universitas Negri Mataram
  • I prefer to be addressed by middle name Universitas Negri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3038

Keywords:

Hukum Keluarga Islam, CEDAW, SDGs, Hak Asasi Manusia, Internasionalisasi Nilai Islam, Pembaruan Hukum (Tajdīd)

Abstract

Artikel ini menyajikan analisis kritis mengenai dialektika dan sinkronisasi antara prinsip-prinsip Hukum Keluarga Islam (HKI) di Indonesia dengan standar hukum internasional dan konstitusional. Fokus penelitian diarahkan pada tiga instrumen kunci: Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW), Sustainable Development Goals (SDGs), dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 (sebagai kerangka Hak Asasi Manusia Nasional). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian kepustakaan), mengkaji teks-teks hukum, doktrin fikih, dan literatur kebijakan kontemporer. Hasil analisis berargumen bahwa internasionalisasi nilai Islam dalam HKI bukanlah bentuk subordinasi terhadap norma global, melainkan merupakan upaya kontekstualisasi dan pembaruan (tajdīd) hukum keluarga. Pembaruan ini bertujuan mencapai kebaikan umum (maslahah 'ammah) yang secara substansial selaras dengan prinsip tujuan syariah (maqāṣid syarī'ah) dan norma hak asasi manusia universal. Dengan demikian, HKI terbukti memiliki fleksibilitas untuk menjadi agen keadilan yang responsif terhadap tuntutan global dan nasional.

References

An-Na'im, A. A. (2008). Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari'a. Harvard University Press.

Auda, J. (2018). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach (M. K. Ahmad & S. M. I. K. D. M. F. I. L. A. I. B. Z. Al-Damanhuri (Eds.); 2nd ed.). The International Institute of Islamic Thought.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods. Pearson/Allyn & Bacon.

Creswell, J. W. (2013). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Danial. (2023). Pembaruan Hukum Keluarga Islam di Indonesia: Analisa Kritis terhadap Landasan, Metode, dan Model Pembaruan Hukum Keluarga Islam tentang Pencatatan dan Usia Perkawinan. Azzahra Media.

Fauzi, A., Ali, N., & Saputri, A. A. I. (2025). Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Dalam Perspektif Maqasid Al-Syari'ah Upaya Preventif Pernikahan Dini di Indonesia. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4), 470–485.

Hermanto, A. (2024). Maqashid Al-Syari’ah: Metode Ijtihad dan Pembaruan Hukum Keluarga Islam. Litnus.

Kamali, M. H. (2008). Shari'ah Law: An Introduction. Oneworld Publications.

Mir-Hosseini, Z. (2013). Marriage on Trial: Islamic Family Law in Iran and Morocco. I.B.Tauris.

Nasution, K. (2022). Hukum Perkawinan I (Dilengkapi dengan Hukum Keluarga Islam) dan Perbandingannya di Negara-negara Muslim Kontemporer. Fajar Interpratama Mandiri.

Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches. Pearson Education.

Rahman, F., Erlyani, N., Wulandari, A., & Akbar, A. D. F. (2025). Tinjauan Maqashid Syariah Dalam Pengaturan Dispensasi Kawin: Perspektif Perlindungan Hak Anak Di Bawah Umur. Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 11(2), 199–213.

Saini. (2025). Rekonstruksi Hukum Hak Asuh Anak Perspektif Maqāṣid Syarī'ah dalam Hukum Keluarga Islam. Journal of Innovative and Creativity, 5(1), 125–138. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.1427

Siregar, D. M. M., & Hidayat, A. (2025). Peran Hukum Keluarga Sebagai Penggerak Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 3(1), 1-15.

Sitanggang, D. (2025). Implementasi CEDAW Dalam Kasus Pemaksaan Perkawinan Anak di Indonesia. Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 13(11), 101-110. https://doi.org/10.6679/zdk28275

Siska, V., Darwis, M., & Nur, Z. (2025). Relasi Suami Istri Perspektif Maqashid Syari'ah Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 4(3), 560–569.

Tirtawinata, C., & Hidayat, R. (2022). Peran Hukum dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Lex Crimen, 1(2), 1-12.

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. (n.d.).

United Nations. (1979). Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women (CEDAW).

United Nations. (2015). Sustainable Development Goals (SDGs).

Welchman, L. (2007). Women and Muslim Family Laws in Arab States: A Comparative Overview of Textual Development and Advocacy. Amsterdam University Press.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Zam Zami, M. K., & Muhammad, M. Z. A. (2026). Hukum Keluarga Dan Internasionalisasi Nilai Islam: Hki Dan Standar Internasional : (CEDAW, SDGS, UUD HAM). Fikroh, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3038