Ekologi Pemikiran Pendidikan Sheikh Zainuddin Abdul Majid Di Madrasah MTs NW Sugian

Penulis

  • Imam Mahdi Muhammad Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur
  • Muhammad Yani Institut Agama Isalam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

DOI:

https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3562

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana ekologi pemikiran pendidikan Sheikh Zainuddin Abdul Majid direalisasikan, dihidupkan, dan diselaraskan dengan kondisi sosio-ekologis lokal di MTs NW Sugian. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari berbagai karya ilmiah, buku, dan artikel yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwainternalisasi ekologi pemikiran pendidikan TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid di MTs NW Sugian bertumpu pada keselarasan ajaran Islam (teosentris), kemanusiaan (humanis), dan semangat kebangsaan (nasionalis) yang terartikulasi melalui tiga pilar: dimensi spiritual-religius (pembiasaan Hizib NW dan aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah), dimensi kebangsaan-sosial (pengintegrasian nilai Pancasila dan hubbul wathan minal iman melalui apel bendera serta peringatan HUT RI), dan dimensi ekologis-kultural (pemanfaatan lingkungan pesisir serta pengelolaan sampah non-organik sebagai sarana edukasi). Kendati demikian, penerapannya menghadapi tantangan operasional berupa arus disrupsi digital yang berpotensi mendangkalkan nilaimoral-religius siswa serta tantangan keterbatasan fasilitas fisik dan manajemen rombongan belajar akibat melonjaknya animo pendaftar. Oleh karena itu, penyesuaian strategi pembelajaran digital yang interaktif serta tata kelola sarana prasarana yang adaptif menjadi langkah strategis demi menjaga keutuhan ekologi pendidikan spiritual-humanis di madrasah tersebut.

Diterbitkan

2026-08-29

Cara Mengutip

Imam Mahdi Muhammad, & Muhammad Yani. (2026). Ekologi Pemikiran Pendidikan Sheikh Zainuddin Abdul Majid Di Madrasah MTs NW Sugian. Fikroh, 10(1), 161–172. https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3562