Internalisasi Nilai Moderasi Beragama (Wasathiyah) Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan Di Sekolah Menengah Berbasis Islam Di MTs. Birrul Walidain NWDI Rensing
DOI:
https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3586Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisas inilai-nilai moderasi beragama (wasathiyah) melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di MTs. Birrul Walidain NWDI Rensing. Penguatan moderasi beragama di tingkat madrasah tsanawiyah krusial untuk membentengi peserta didik dari pemahaman keagamaan yang kaku dan ekstrem sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, Pembina ekstrakurikuler, dan peserta didik, serta dokumentasi kegiatan keagamaan madrasah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai wasathiyah yang diinternalisasikan mencakup tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (berimbang), dan i'tidal (lurus dan adil), yang diintegrasikan dengan nilai-nilai kepesantrenan khas Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI); (2) Proses internalisasi dilakukan melalui tahapan transformasi nilai (kajian materi keagamaan), transaksi nilai (diskusi dan dialog interaktif), serta trans internalisasi nilai (pembiasaan ibadah bersama, dakwah santri, dan bakti sosial); (3) Faktor pendukung internalisasi meliputi keteladanan para guru/asatidz dan kultur madrasah yang religius-inklusif, sedangkan faktor penghambat terletak pada heterogenitas latar belakang peserta didik serta pengaruh konten digital nonmoderat di luar lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, ekstrakurikuler keagamaan di MTs. Birrul Walidain NWDI Rensing terbukti efektif menjadi ruang praksis pembentukan karakter peserta didik yang berwawasan keagamaan moderat, santun, dan toleran.
Referensi
Azra, Azyumardi. (2020). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium Ketiga. Jakarta: Kencana.
Creswell, John W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hurlock, Elizabeth B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Majid, Abdul. (2014). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, & Saldana, Johnny. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Edisi ke-3). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Moleong, Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2012). Rekonstruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum hingga Strategi Pembelajaran. Jakarta: RajawaliPerserikatan.
Nata, Abuddin. (2018). Islam & Pendidikan Islam. Jakarta: Logos WacanaIlmu.
Qardhawi, Yusuf. (2011). Kalimat fi al-Wasathiyyah al-Islamiyyah wa Ma'alimuha. Kairo: Dar asy-Syuruq.
Shihab, M. Quraish. (2019). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Hati.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zulhalim. (2018). Pemikiran Dakwah dan Pendidikan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid: Kajian Gerakan NWDI di Lombok. Mataram: Sanabil.
Asri, T. Z., & Zakaria, M. (2026). The Moral View of Islamic Education in the Book “Religious Logic: The Position of Revelation and the Limits of Reason in Islam” by M. Quraish Shihab. EDUJAVARE: International Journal of Educational Research, 4(02), 299–309. https://doi.org/10.70610/edujavare.v4i02.1610
Umami, R., & Zakaria, M. (2026). A Digital Interfaith Simulation-Based Islamic Religious Education Learning Model to Strengthen Religious Moderation. EDUJAVARE: International Journal of Educational Research, 4(02), 1447–1456. https://doi.org/10.70610/edujavare.v4i02.1935
Zakaria, M. (2025). THE VALUE OF ISLAMIC MODERATION WETU TELU IN THE CONTEXT OF ENVIRONMENTAL PRESERVATION INSIGHT. Tahiro : Journal of Peace and Religious Mederation, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.20414/tahiro.v2i1.13912
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fikroh

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






