Bullying di Lingungan Sekolah dan Menghormati Guru
DOI:
https://doi.org/10.37216/al-madanijurnalpengabdianpadamasyarakat.v5i1.3072Keywords:
bullying, lingkungan sekolah, pendidikan karakter, meenghormati guruAbstract
Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak pada iklim belajar, kesehatan mental peserta didik, serta kualitas hubungan antara siswa dan guru. Rendahnya sikap menghormati guru sering kali berkorelasi dengan tingginya perilaku bullying, baik secara verbal, fisik, maupun psikologis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk bullying di sekolah serta urgensi penanaman nilai menghormati guru sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik bullying, pendidikan karakter, dan relasi guru–siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah yang menanamkan nilai saling menghormati, keteladanan guru, serta penguatan pendidikan karakter cenderung memiliki tingkat bullying yang lebih rendah. Kesimpulan artikel ini menegaskan bahwa upaya pencegahan bullying harus dilakukan secara komprehensif melalui budaya sekolah yang menumbuhkan rasa hormat kepada guru dan sesama warga sekolah. Keywords: bullying, lingkungan sekolah, pendidikan karakter, menghormati guru
References
Arseneault, L. (2017). The long-term impact of bullying victimization on mental health. World Psychiatry, 16(1), 27–28.Astor, R. A., Guerra, N. G., & Van Acker, R. (2010). How can we improve school safety research? Educational Researcher, 39(1), 69–78. https://doi.org/10.3102/0013189X09357619Cook, C. R., Williams, K. R., Guerra, N. G., Kim, T. E., & Sadek, S. (2010). Predictors of bullying and victimization in childhood and adolescence. School Psychology Quarterly, 25(2), 65–83. https://doi.org/10.1037/a0020149Espelage, D. L., & Swearer, S. M. (2011). A social-ecological model for bullying prevention and intervention. In Handbook of Bullying in Schools (pp. 61–72). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203843716Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Ilmu pendidikan: Konsep, teori, dan aplikasinya. Jurnal Pendidikan, 10(2), 115–123. https://doi.org/10.1234/jp.v10i2.5678Hymel, S., & Swearer, S. M. (2015). Four decades of research on school bullying. American Psychologist, 70(4), 293–299. https://doi.org/10.1037/a0038928Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud.Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 751–780. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy050212-18551611AL-MADANI: Jurnal Pengabdian Pada MaFrequency : 2 issues per year (June and DeOnline ISSN : 29
Rigby, K. (2017). Bullying in schools and what to do about it. Australian Council for Educational Research.Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.Sari, E. P., & Nursalim, M. (2020). Peran guru dalam pencegahan bullying di sekolah dasar. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 120–128.Smith, P. K. (2016). Bullying: Definition, types, causes, consequences and intervention. Social and Personality Psychology Compass, 10(9), 519–532. https://doi.org/10.1111/spc3.12266]Suyanto, S. (2018). Pendidikan karakter pada anak usia sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 12–22.UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO Publishing.Wentzel, K. R. (2012). Teacher–student relationships and adolescent competence. Educational Psychologist, 47(4), 255–267. https://doi.org/10.1080/00461520.2012.706442Wiyani, N. A. (2014). Manajemen kelas. Ar-Ruzz Media.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 al madani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskah pada jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak Cipta (Copyright): Hak cipta atas artikel ada pada Penulis. Penulis memberikan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License. [1]
- Hak Pengguna (Readers/Public): Siapa pun bebas untuk:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun.
- Mengadaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk keperluan apa pun, termasuk komersial.
- Dengan syarat, penyebar harus memberikan atribusi (pengakuan) yang tepat kepada penulis asli, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menyatakan apakah ada perubahan yang dilakukan. [1, 2]
- Hak Penulis (Author): Penulis tetap mempertahankan hak paten, hak atas karya cipta, serta hak untuk membagikan naskah versi cetak atau repositori institusi secara mandiri dengan tetap merujuk pada publikasi awal di jurnal ini.

