Membangun Budaya Anti-Bullying dan Rasa Hormat kepada Guru di SDN 1 Ombe Baru
DOI:
https://doi.org/10.37216/al-madanijurnalpengabdianpadamasyarakat.v5i1.3083Keywords:
bullying, lingkungan sekolah, pendidikan karakter, menghormati guruAbstract
Perundungan di lingkungan sekolah dasar dapat merusak rasa aman siswa, hubungan antar teman sebaya, dan perilaku belajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya anti-perundungan sekaligus memperkuat rasa hormat kepada guru melalui sesi konseling interaktif di SDN 1 Ombe Baru. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi terstruktur, diskusi berbasis kasus, tanya jawab terarah, dan penguatan komitmen kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berpartisipasi aktif, membedakan perundungan dari bercanda, mengidentifikasi perilaku perundungan umum, memahami dampaknya terhadap perilaku dan iklim kelas, serta menjelaskan langkah-langkah respons yang aman termasuk melaporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya di sekolah. Penguatan rasa hormat kepada guru juga diwujudkan dalam pemahaman siswa tentang komunikasi yang sopan, pengampunan kelas, dan kepatuhan terhadap aturan belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan pendidikan anti-perundungan dengan pembiasaan rasa hormat terhadap guru dapat mendukung iklim sekolah yang lebih aman dan kondusif.
References
Bakir, A. (2025). Pendidikan Anti Bullying: Telaah Hadis dan Pendekatan Psikologi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1).
Borualogo, I. S. (2022). Pencegahan bullying di sekolah dan intervensi anti bullying: Meta-etnografi dan tinjauan naratif. Buletin Psikologi, 30(2), 183–201.
Febrianti, R. N. A., Maulana, I., Danisholehudin, M. I., Agatha, E. Z., Ferdinanto, T., & Hikmat, R. (2025). Gambaran Tingkat Perilaku Bullying pada Remaja Warga Binaan: Studi Kasus di LPKA Bandung. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 8(2), 656-666.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Data Pokok Pendidikan: SD Negeri 1 Ombe Baru (profil satuan pendidikan). Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Muntuan, M. V. (2023). Rendahnya rasa hormat siswa SD Inpres Makalonsouw kepada guru. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(2), 375-381.
Nuriyah, S. (2022). Penghormatan murid terhadap guru dalam Kitab Ta’lim Muta’allim karya Burhanuddin Al-Zarnuji (Doctoral dissertation, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).
Puspita, R., Borualogo, I. S., & Setyowibowo, H. (2022). Pengembangan program psikoedukasi pencegahan perundungan untuk guru sekolah dasar. Jurnal Psikologi Volume, 15(2).
Setyorini, S. (2023). Penerapan Cognitive Behavioral Dalam Mengatasi Masalah Bullying Pada Remaja. Jurnal Konseling Gusjigang, 9(1), 155-165.
Surilena. (2016). Perilaku bullying (perundungan) pada anak dan remaja. Cermin Dunia Kedokteran, 43(1), 35–38.
Tangkas, M. K. S., Pratama, A., Wardana, K. E. L., Sugiartini, D. K., Ridayanti, P. W., Triguno, Y., & Widiastini, P. M. F. (2023). Edukasi bullying pada remaja di SMA Negeri Bali Mandara. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 2(2), 122-126.
Wuryandari, T., Apricia, B., & Dewi, S. (2021). GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SEBAGAI MENTORING BAGI KORBAN BULLYING. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 12(2), 211-224.
Yulianti, L. K., Sho'Ida, M. N., Baikuni, M. I., Andriyani, M., Rachmadani, N. D. A., & Prastiawan, A. (2025). Membangun Kolaborasi Antara Orang Tua dan Sekolah dalam Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Meningkatkan Minat dan Bakat Siswa. Proceedings Series of Educational Studies.
Yuyarti. (2018). Mengatasi bullying melalui pendidikan karakter. Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar, 9(1), 52–57.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 al madani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

