This is an outdated version published on 2025-12-11. Read the most recent version.

Uthanasia: Sebuah Tinjauan Etika Dan Fiqih Islam

Authors

  • Muhammad Marzuki Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor
  • Lalu Haqqulyakin Mulyawan Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

DOI:

https://doi.org/10.37216/maqosid.v13i2.2945

Abstract

Perkembangan dunia yang semakin maju, peradaban manusia juga tampil gemilang sebagai refleksi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Persoalan-persoalan hukumdan norma mulai bergeser, sesuai dengan perkembangan dan aspirasi masyarakat (asas otonom). Hal itu sudah menjadi kata sepakat dalam lingkungan pemikiran, bentuk modernisasi merupakan satu kekuatan terbesar dalam sejarah satu kekuatan pemacu perkembangan peradaban manusia yang hampir tidak ada presedennya di masa lalu. Hal itu sangat berpengaruh terhadap cara berpikir masyarakat dengan menempatkan individu secara otonom dan menggeser nilai-nilai moral dalam agama bahkan ada kecenderungan untuk menegasikannya. Modernisme adalah pemberontakan epistimologis dengan menempatkan manusia sebagai pusat segala sesuatu, sehingga segala sesuatu yang dulunya dianggap tabu (dilarang), pada waktu tertentu pandangan tersebut berubah menjadi boleh. Begitu juga dalam hal kematian, dahulu mengakhiri hidup sebagai hal yang aneh, sekarang justru sebagai hal yang biasa bahkan dilegalkan.

References

Al-Qur’an dan Terjemahan. Yayasan Penyelenggara Penterjemah al-Qur’an. Jakarta: Masagung, 2009. Cet. IV.

Ebrahim, Abdul Fadl Mohsin. Telaah Fiqh dan Biotika Islam. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2001.

Ensiklopedi Hukum Islam. Euthanasia. Jakarta: Ihtiar bar Van Hoopvs, 1997.

Qardhawi, Yusuf. Fatwa Kontemporer. Jakarta: 1988.

Rachels, James. The End of Life: Euthanasia and Morality. New York: Oxford University Press, 1986.

Sabiq, Ahmad bin Abu Yusuf. Qowaidul Fiqhiyyah: Kaedah-kaedah Praktis Memahami Fiqih Islami. Jakarta: Pustaka Al-Furqon, 2001

Teichman, Jenny. Etika Sosial. terj. A. Sudiarto. SJ. Jogjakarta: Kanisius, 1998. Cet. VII.

Tempo, No. 40 /Desember 1984

Wattimena, Reza A.A. Perspektif: Dari Spiritualitas Hidup sampai dengan Hubungan antar Bangsa. Surabaya: Maharsa, 2017.

Yanggo, Chuzaimah Tahido dan Anshary, Hafiz AZ. Problematika Hukum Islam Kontemporer. Jakarta: GIP, 2005.

az-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu. Juz IX (Al-Mustadrak).

Damaskus : Darul Fikr, 1996.

Zuhdi, Masjfuk. Masail Fiqhiyah. Jakarta: Masagung, 2010.

Zakaria, Muh. “Antara Agama Dan Kekuasaan: Membaca Ulang Relasi Muslim-Kristen Di Era Orde Baru: (Book Review).” Fikroh 9, no. 1 (June 2025): 1. https://doi.org/10.37216/fikroh.v9i1.2367.

———. “THE VALUE OF ISLAMIC MODERATION WETU TELU IN THE CONTEXT OF ENVIRONMENTAL PRESERVATION INSIGHT.” Tahiro : Journal of Peace and Religious Mederation 2, no. 1 (June 2025): 1. https://doi.org/10.20414/tahiro.v2i1.13912.

Downloads

Published

2025-12-11

Versions

How to Cite

Muhammad Marzuki, & Haqqulyakin Mulyawan, L. (2025). Uthanasia: Sebuah Tinjauan Etika Dan Fiqih Islam. MAQOSID (Jurnal Studi Keislaman Dan Hukum Ekonomi Syariah), 13(2), 116–132. https://doi.org/10.37216/maqosid.v13i2.2945