Peran Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa

Authors

  • Azis Maulana Iskandar UNINUS Bandung
  • Rizki Abdul Rohman UNINUS Bandung
  • Ayi Najmul Hidayat UNINUS Bandung
  • Teti Ratnawulan UNINUS Bandung

DOI:

https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v24i1.2902

Abstract

Secara garis besar penelitian ini memiliki dua tujuan, yakni 1) untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan konseling kepada siswa di SMA Negeri 1 Talaga; dan 2) Untuk mengetahui pengembangan kecerdasan Emosional siswa di SMA Negeri 1 Talaga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan (field research) dan bersifat deskriptif. Lokasi penelitian adalah SMA Negeri 1 Talaga. Sumber data primer terdiri dari Guru bimbingan konseling, Siswa, Kepala sekolah, Waka kurikulum, dan Waka kesiswaan. Adapun sumber sekunder yaitu arsip-arsip mengenai pelaksanaan bimbingan konseling dan pembentukan Kecerdasan Emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan konseling di SMA Negeri 1 Talaga sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari program bimbingan konseling yang lengkap disertai dengan evaluasi setiap akhir semester. Bimbingan konseling dalam kurikulum SMA Negeri 1 Talaga juga memberikan dampak positif, yakni membuat siswa lebih nyaman dengan kondisi lingkungan sekolah. Bimbingan konseling juga sangat berpengaruh terhadap pembentukan Kecerdasan Emosional para siswa. Dalam praktiknya, guru BK memperhatikan aspek internal dan aspek eksternal. Dalam aspek internal,  metode yang digunakan yakni nasihat dan perhatian atau pengawasan. Saat layanan konsultasi, siswa diberikan nasihat-nasihat yang bersentuhan dengan Kecerdasan Emosional. Sedangkan pada aspek eksternal, siswa akan dihadapkan pada suasana religius sekolah yang dihiasi dengan karakter-Kecerdasan Emosional.

References

Al-Qura Al-Karim

Abdulloh Hamid, Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren Pelajar dan Siswa dalam Era IT dan Cyber Culture Surabaya: Imtiyaz, 2017

Abu Bakar M. Luddin, Dasar-dasar Konseling Bandung: Media Perintis, 2010

Abuddin Nata, Akhlak Tasawuf, Jakarta: Rajawali Pers, 2012

Agus Wibowo, Agus Wibowo, Pendidikan Karakter, Strategi Membangun Karakter Bangsa berperadaban, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012

Ahmad Susanto, Bimbingan dan Konseling di Sekolah: Konsep, Teori, dan Aplikasinya, Jakarta: Kencana, 2018

Ahmad Susanto, Perkembangan Anak Usia Dini: pengantar dalam berbagai aspeknya, Jakarta: Kencana, 2014

al-Imam al-Ḥafiẓ Abi Isa Muhammad Ibn Isa al-Tirmidzi, Sunan al-Tirmidzî, Jilid 3, Beirut: Dar al-Gharbi al-Islami, 1996

Amirulloh Syarbini, Model Pendidikan Karakter dalam Keluarga, Jakarta: Elex Media Komputindo, 2014

Arifin, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2009

Boedi Abdullah, dan Beni Ahmad Saebani, Metode Penelitian Bandung: Pustaka Setia, 2014

Dalles Siahaan, Efektivitas Pelaksaan Program Perluasan Kesempatan Kerja di Kota Pekanbaru, JOM FISIP Vol. 8: Edisi II Juli-Desember 2021,

Elfi Mua'awanah, dan Rifa Hidayah, Bimbingan Konseling Islam, Jakarta: Kencana, 2010

Heri Gunawan, Pendidikan Karakter, Konsep dan Irnplementasi, Bandung

Mamat Supriatna, Bimbingan dan Konseling Berbasis kompetensi Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011

Mansur Muslich, Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional, Jakarta: Bumi Aksara, 2011

Martin Handoko dan Theo Riyanto, Bimbingan dan Konseling di Sekolah,

Panduan Praktis, Jakarta: kanisius, 2010

Moh Roqib, Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta: LkiS, 2009

Mohamad Djaqad Dahlan, dan Achmad Juntika Nurihaan, Teori Bimbingan dan Konseling dalam Ilmu dan Aplikasi Pendidikan, Bagian 1, Bandung IMTIMA, 2007

Mulawarman, Psikologi Konseling: Sebuah Pengantar bagi Konselor Pendidikan, Semarang: Universitas Negeri Semarang, 2016

Muslim bin Hajjaj Al-Qusyairi, Shahih Muslim, Juz 1, Beirut: Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyyah, 1991

Sehat Sultoni Dalimunthe, Filsafat Pendidikan Akhlak, yogyakarta: Deepublish, 2016

Sugiyono, Memahami Penelitian Kulitatif, Bandung: Alfabeta, 2013

Tohirin, Bimbingan dan Konseling disekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi), Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2014

WS. Winkel dan M. M Sri Hastuti, Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan, (Yogyakarta: Media Abadi, 2014)

Mahsun, Ali. Desember 2012, Pendidikan Islam dalam Arus Globalisasi, Volume 8 Nomor 2. Hamzah, Amir. 2019, Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) Jakarta: Literasi Nusantara Detik News, diakses pada tanggal 24 April 2025, Pukul 07.08 WIB.

Nata, Abuddin. 2016, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri

Papert, S. 1980. Mindstorms: Children, computers, and powerful ideas. Basic Books.

Pfeffer, J., & Salancik, G. R. 2003. The external control of organizations: A resource dependence perspective. Stanford University Press. (Original work published 1978).

Ramayulis, 2002, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia

Sofa Muthohar, Oktober 2013 ,Antisipasi Degradasi Moral di Era Global, Vol. 7, Nomor 2. Suharsimi Arikunto, 2013, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta. Suryabrata, Sumardi. 2013, Metodologi Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.

JURNAL

Darling-Hammond, L., & Hyler, M. E. 2020. Preparing educators for the time of COVID... and beyond. European Journal of Teacher Education, 43(3), 457-465.

Dhawan, S. 2020. Online Learning: A Panacea in the Time of COVID-19 Crisis. Journal of Educational Technology Systems, 49(1), 5-22.

.

INTERNET

EDUCAUSE. (n.d.). Teaching and Learning During COVID-19. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://er.educause.edu/focus-areas/teaching-and-learning/teaching-and-learning-during-covid-19

Hodges, C. B., Moore, S., Lockee, B. B., Trust, T., & Bond, M. A. (2020, March 27). The Difference Between Emergency Remote Teaching and Online Learning. EDUCAUSE Review. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://er.educause.edu/articles/2020/3/the-difference-between-emergency-remote-teaching-and-online-learning

HolonIQ. (2020). Global Learning Landscape: COVID-19 Edition. Diakses pada 22 April 2025, dari https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

Jisc. (2020). Assessment and feedback: Adapting practice for online delivery. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

Kemendikbudristek & UNICEF. (2021). Analisis Situasi untuk Lanskap Pembelajaran Digital di Indonesia. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

Schleicher, A. (2020). The Impact of COVID-19 on Education – Insights from Education at a Glance 2020. OECD. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://www.oecd.org/education/education-at-a-glance/EAG2020_COVID-19_EN.pdf

UNESCO. COVID-19 Educational Disruption and Response. Diakses pada 22 April 2025, dari https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

UNESCO, UNICEF, & World Bank. (2020). What have we learnt? Overview of findings from a survey of ministries of education on national responses to COVID-19. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

UNESCO, UNICEF, & World Bank. 2021. The impact of COVID-19 on education: Insights from the Survey of Ministries of Education on National Responses to COVID-19 - Second Round. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

UNICEF. (2020, 27 Agustus). COVID-19: Laporan baru UNICEF mengungkap setidaknya sepertiga anak sekolah di seluruh dunia tidak dapat mengakses pembelajaran jarak jauh selama sekolah ditutup. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/covid-19-laporan-baru-unicef-mengungkap-setidaknya-sepertiga-anak-sekolah-di-seluruh

UNICEF. (2020, 27 Agustus). COVID-19: Laporan baru UNICEF mengungkap setidaknya sepertiga anak sekolah di seluruh dunia tidak dapat mengakses pembelajaran jarak jauh selama sekolah ditutup. Diakses pada 22 April 2025, dari https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/covid-19-laporan-baru-unicef-mengungkap-setidaknya-sepertiga-anak-sekolah-di-seluruh

UNICEF. (2020, 27 Agustus). COVID-19: Laporan baru UNICEF mengungkap setidaknya sepertiga anak sekolah di seluruh dunia tidak dapat mengakses pembelajaran jarak jauh selama sekolah ditutup. Diakses pada 22 April 2025, dari https://www.unicef.org/indonesia/id/siaran-pers/covid-19-laporan-baru-unicef-mengungkap-setidaknya-sepertiga-anak-sekolah-di-seluruh

United Nations. (2020). Policy Brief: Education during COVID-19 and beyond. Diakses pada 22 April 2025, dari https://www.un.org/development/desa/dspd/wp-content/uploads/2020/07/SG-Policy-Brief-Education_COVID-19.pdf

World Bank. (2020). Remote Learning During COVID-19: Lessons From Around the World. Diakses pada 22 April 2025, dari

https://support.google.com/photos/thread/202686606/apakah-foto-atau-video-yg-dihapus-secara-permanen-tidak-akan-bisa-kembali-lagi?hl=id

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Azis Maulana Iskandar, Rizki Abdul Rohman, Ayi Najmul Hidayat, & Teti Ratnawulan. (2026). Peran Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 24(1), 181–194. https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v24i1.2902

Most read articles by the same author(s)