Correction and Retraction
Koreksi (Correction) tepat dilakukan ketika sebuah kesalahan memerlukan perbaikan, namun temuan utama dan kesimpulan penelitian tetap dapat diandalkan. Contohnya dapat mencakup kesalahan pada informasi penulis, rincian bibliografi, tabel, gambar, kalkulasi, ucapan terima kasih (acknowledgments), atau pernyataan (declarations), dengan ketentuan bahwa perbaikannya tidak membatalkan kesimpulan utama. Jurnal akan menentukan apakah pemberitahuan koreksi resmi diperlukan berdasarkan tingkat kepentingan dan dampak dari kesalahan tersebut. Perubahan pada susunan atau daftar penulis memerlukan penjelasan, dokumen pendukung yang sesuai, serta persetujuan dari penulis yang terdampak. Sengketa hak cipta penulis (authorship) yang tidak terselesaikan mungkin perlu dirujuk ke lembaga atau instansi terkait.
Penarikan artikel (retraction) dapat dilakukan apabila:
-
Hasil penelitian tidak dapat dipercaya karena adanya kesalahan serius, fabrikasi, falsifikasi, atau masalah mendasar lainnya.
-
Artikel mengandung unsur plagiarisme atau publikasi ganda tanpa alasan yang sah (unjustified duplicate publication).
-
Penelitian dilakukan atau dipublikasikan dengan pelanggaran berat terhadap persyaratan etika.
-
Proses penelaahan (peer review) atau publikasi mengalami kecacatan atau manipulasi yang signifikan.
-
Kondisi terbukti lainnya yang menyebabkan artikel tersebut tidak lagi layak dijadikan acuan.