Fenomena Keberagamaan Tariqat Naqsabandiyah Di Desa Belanting Kecamatan Sambelia

Main Article Content

Sandi Ilham Hadi
Muh Zakaria

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang diangkat mengenai Bagaimanakah bentuk ajaran tarekat naqsabandiyah dan Bagaimanakah fenomena yang terjadi di dalam keberagamaan kelompok tarekat Naqsabandiyah Desa Belanting Kecamatan Sambelia? dari permasalahan tersebut maka tujuan dalam penelitian ini Uuntuk Mengetahui bentuk ajaran tarekat naqsabandiyah dan Uuntuk Mengetahui fenomena yang terjadi di dalam keberagamaan kelompok tarekat Naqsabandiyah Desa Belanting Kecamatan Sambelia. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dimaksudkan sebagai penelitian yang mengkhususkan pada fenomena dan realitas yang tampak untuk mengkaji penjelasan di dalamnya dan menggali data untuk menemukan makna dari hal-hal mendasar dan esensial dari fenomena, realitas, atau pengalaman yang dialami oleh objek penelitian. Adapun temuan dan sekaligus simpulan bahwa bentuk ajaran tariqar nasqsyabandiah mengalami pro kontra dimaksayarakat sebab dinilai tidak menjalankan syariat islam secara utuh.

Article Details

How to Cite
Ilham Hadi, Sandi, and Muh Zakaria. “Fenomena Keberagamaan Tariqat Naqsabandiyah Di Desa Belanting Kecamatan Sambelia”. Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial 6, no. 2 (July 7, 2021): 24–33. Accessed October 21, 2026. https://jurnal.iaihpancor.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/471.
Section
Articles

References

Abu Bakar Aceh, Pengantar Ilmu Tarekat, Solo; Ramadhani, 1996.

Sri Mulyati, Mengenal Dan Memahami Tarekat-Tarekat Muktabarrah Di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2004.

Sokhi Huda, Tasawuf Kultural Fenomena Wahidatul Wujuh, Yogyakarta: Lkis Yogyakarta, 2008.

Fu’ad Said, Hakikat Tarekat Naqsyabandiyah, Jakarta: Pt.Al-Husna Zikra,1996.

Martin Van Bruinessen, Tarekat Naqsyabandiyah Di Indonesia, Bandung: Mizan, 1992.

Endang Saifuddin Anshari, Ilmu, Filsafat Dan Agama, Bandung: Pt Bina Ilmu, 1979

M. Quraish Shihab, Membumikan Al-Qur’an, Cet. Xxviii, Bandung: Mizan, 2004.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001.

Huda, S. Tasawuf Kultural Penomena Wahidatul Wujuh. Yogyakarta: Lkis Yogyakarta, 2004.

Said, F. Hakekat Tarekat Naksabandiyah. Bandung : Mizan, 1992.

Lexy J. Melong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005