Penguatan Literasi SikapToleransi Dan Inklusif sebagai Strategi Guru PAI Di Lingkungan Multikultural SMPN 4 Witaponda

Authors

  • Fajri Ramadhan Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur
  • Ahmad Hulaimi Institut Agama Isalam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

DOI:

https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3684

Keywords:

Guru PAI, Inklusivitas, Lingkungan Multikultural, Moderasi Beragama, Toleransi Siswa.

Abstract

Penelitian kualitatif studi kasus di SMPN 4 Witaponda ini bertujuan menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan toleransi dan inklusivitas siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan strategi guru PAI bertumpu pada tiga pilar: integrasi moderasi beragama dalam materi ajar, pembiasaan interaksi kolaboratif antarsiswa lintas latar belakang, dan keteladanan sikap (uswatun hasanah). Hambatan utama berupa stereotip primordial luar sekolah berhasil diminimalkan lewat sinergi sekolah dan orang tua. Temuan ini menegaskan reposisi peran guru PAI sebagai fasilitator kohesi sosial di lingkungan multikultural.

References

Abdullah, M. A. (2018). Studi agama: Normativitas atau historisitas?. Pustaka Pelajar.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Kencana.

Banks, J. A. (2015). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (A. Fawaid & R. K. Pancasari, Penerj.). Pustaka Pelajar.

Hidayat, T., & Mustofa, I. (2021). Strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis nilai moderasi beragama. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 75–89.

Khamdan, M. (2021). Pengembangan moderasi beragama: Resolusi konflik dan kerukunan. LP2M UIN Walisongo.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2016). Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Rajawali Pers.

Naim, N., & Sauqi, A. (2017). Pendidikan multikultural: Konsep dan aplikasi. Ar-Ruzz Media.

Nata, A. (2017). Ilmu pendidikan Islam. Prenadamedia Group.

Pettigrew, T. F., & Tropp, L. R. (2011). When groups meet: The dynamics of intergroup contact. Psychology Press.

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Shihab, M. Q. (2020). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang moderasi beragama. Lentera Hati.

Subhi, M. (2020). Pendidikan Agama Islam inklusif: Menumbuhkan sikap toleransi di sekolah menengah. Jurnal Edukasi Islami, 9(2), 141–158.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2012). Kaleidoskop pendidikan nasional. Kompas Media Nusantara.

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

Fajri Ramadhan, & Ahmad Hulaimi. (2026). Penguatan Literasi SikapToleransi Dan Inklusif sebagai Strategi Guru PAI Di Lingkungan Multikultural SMPN 4 Witaponda. Fikroh Jurnal Studi Islam, 10(1), 604–612. https://doi.org/10.37216/fikroh.v10i1.3684