Pendidikan Islam dalam Konteks Multikultural
(Pendidikan toleransi dan moderasi beragama)
DOI:
https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v24i1.2975Keywords:
Multikultural, Pendidikan, Moderasi.Abstract
Dalam dunia pendidikan, multikulturalisme telah menjadi topik penting di kalangan akademisi. Konsep pendidikan multikultural pertama kali diangkat dan dibahas di Amerika Serikat dan negara-negara Barat pada tahun 1960-an. Saat itu, diskriminasi terhadap kelompok minoritas oleh kelompok mayoritas menjadi masalah mendesak di Amerika. Akibatnya, gerakan hak-hak sipil muncul yang bertujuan untuk mengurangi praktik diskriminatif ini. toleransi dan moderasi beragama dalam perspektif Islam dan juga pendidikan Islam dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai multikultural dalam rangka menanamkan toleransi dan moderasi beragama, apa saja strategi atau pendekatan yang dapat dilakukan dalam pendidikan Islam untuk membentuk sikap toleran dan moderat pada peserta. Islam sebagai agama yang rahmatan lil 'alamin mengakui adanya perbedaan suku, bangsa, dan agama sebagai bagian dari kehendak Tuhan (QS. Al-Hujurat: 13). Oleh karena itu, pendidikan Islam diperlukan untuk mendorong siswa menerima keberagaman sebagai kekayaan, bukan ancaman. Hal ini dapat diaktualisasikan melalui pendekatan pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai inklusivitas, keadilan, dan kemanusiaan. Dalam penelitian ini, pemahaman tentang toleransi beragama dan pendidikan moderasi dalam pendidikan Islam dapat digambarkan sebagai upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang mengajarkan perdamaian, persaudaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Program moderasi beragama telah diluncurkan sejak tahun 2016 oleh Menteri Agama Republik Indonesia saat itu, Lukman Hakim Saifuddin. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan beragamnya tatanan kehidupan beragama masyarakat Indonesia
References
Abdullah, M. Amin. (2006). The Idea of Universality of Ethical Norms in Qur'an. Qurtuba. (Membahas universalitas nilai-nilai etika dalam Al-Qur'an).
Arifin, M. (2009). Filsafat Pendidikan Islam. Bumi Aksara. (Membahas dasar-dasar filosofis pendidikan Islam)
Bruinessen, Martin van. (2016). Sarekat Islam Lokal: Gerakan Massa Islam Awal Abad XX. Komunitas Bambu. (Memberikan contoh historis gerakan Islam yang beragam).
Banks, James A. (2010). Multicultural Education: Issues and Perspectives. Wiley. (Memberikan kerangka teoretis pendidikan multikultural).
Choi, N. & Hassan, R. (2017). Islam and Peaceful Coexistence: The Ethics of Muslim Interfaith Relations. Routledge. (Menganalisis etika hubungan antaragama dalam Islam).
Esposito, John L. (2005). Islam: The Straight Path. Oxford University Press. (Menjelaskan berbagai interpretasi dalam Islam, termasuk yang moderat).
Geertz, Clifford. (1973). The Interpretation of Cultures. Basic Books. (Memberikan pemahaman mendasar tentang keragaman budaya).
Gorski, Paul C. (2009). What We're Teaching Teachers: An Analysis of Multicultural Teacher Education Coursework Syllabi. Teaching and Teacher Education, 25(2), 309-318. (Menganalisis kurikulum pendidikan guru dalam konteks multikultural).
Haynes, Jeff. (2007). Religion and Politics in the Developing World: Conflict, Compromise, and Development. Zed Books. (Menganalisis peran agama dalam politik dan potensi konflik).
Lubis, Nina Herlina. (2019). Pendidikan Multikultural di Indonesia: Konsep dan Implementasi. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(1), 1-10. (Menganalisis konsep dan implementasi pendidikan multikultural di Indonesia).
Madjid, Nurcholish. (1992). Islam, Kemodernan dan Keindonesiaan. Mizan. (Menawarkan gagasan tentang Islam yang terbuka dan inklusif).
Nata, Abuddin. (2010). Manajemen Pendidikan Islam. Kencana Prenada Media Group. (Memberikan gambaran tentang pengelolaan pendidikan Islam).
Nasr, Seyyed Hossein. (2001). Islam: Religion of Peace. State University of New York Press. (Menyajikan perspektif Islam yang menekankan perdamaian).
Merryfield, Merry M. (2003). Like a Veil: Cross-Cultural Reflections on Teaching for Democratic Citizenship. Theory & Research in Social Education, 31(1), 5-28. (Membahas pentingnya pendidikan kewarganegaraan yang inklusif).
Parekh, Bhikhu. (2000). Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. Palgrave Macmillan. (Membahas teori dan tantangan multikulturalisme).
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo
Shihab, M. Quraish. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an. Lentera Hati.
Steenbrink, Karel. (2007). Dutch Colonialism and Islam: Contacts and Conflicts 1596-1950. Brill. (Memberikan konteks historis perkembangan pendidikan Islam di Indonesia
Van Bruinessen, Martin. (2013). Islam in Indonesia: Routledge. (Menggambarkan lanskap keberagaman Islam di Indonesia).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cucu Abdul Kosim, Sofyan Adenansi, Iyad Suryadi, Helmawati Helmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










