Fenomena Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pengembangan Kecerdasan Emosional Anak

Authors

  • Nana Mulyana Universitas Islam Nusantara Bandung
  • Rina Rosmiati UNINUS Bandung
  • Ayi Najmul Hidayat UNINUS Bandung
  • Teti Ratnawulan UNINUS Bandung

DOI:

https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v23i2.2891

Keywords:

: Keluarga, Kecerdasan, Emosional

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang merupakan isu sosial krusial, terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak.""Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk KDRT yang dialami anak, menganalisis pengaruhnya terhadap kecerdasan emosional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memperburuk dampak tersebut."Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau suatu fenomena yang terjadi. Penelitian fenomenologi menurut Iskandar (2008 : 204) “berorientasi untuk memahami, menggali dan menafsirkan arti dan peristiwa-peristiwa, fenomena-fenomena dan hubungan dengan orang-orang yang biasa dalam situasi tertentu.Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif-analitik. Penelitian ini dilakukan dengan berfokus pada perkembangan anak yang mengalami dampak negatif dari kekerasan dalam keluarga. Sumber data penelitian meliputi sumber primer dan sumber sekunder"Hasil menunjukkan bahwa anak-anak terpapar berbagai bentuk KDRT, termasuk fisik dan psikologis, yang secara signifikan menghambat kemampuan mereka dalam mengelola emosi dan keterampilan sosial. Durasi kekerasan dan minimnya dukungan sosial menjadi faktor utama yang memperburuk dampak ini."KDRT berimplikasi serius pada perkembangan emosional anak, menekankan urgensi intervensi holistik dan penguatan dukungan psikososial bagi anak-anak korban

References

Bolangitan, A. H. (2024). Negative Impact Of Domestic Violence On Child Development (Dampak Negatif Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Anak). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(4), 971–982.

Chintya, R., & Sit, M. (2024). Analisis Teori Daniel Goleman dalam Perkembangan Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini. Absorbent Mind, 4(1), 159–168. https://doi.org/10.37680/absorbent_mind.v4i1.5358

Fitriani, L. (2015). Peran pola asuh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak. Lentera, 17(1).

Joko, D. J. S., & SH, M. H. (2021). Pengantar Hukum Kekerasan Dalam Rumah Tangga. KEPEL Press.

Nurfaizah, I. (2023). Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Kesehatan Mental Anak. Gunung Djati Conference Series, 19, 95–103.

Rachmawati, A., & Nurmawati, T. (2014). Hubungan pola asuh dengan kecerdasan emosional anak usia sekolah. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 1(1), 7–12.

Ramadani, M., & Yuliani, F. (2015). Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai salah satu isu kesehatan masyarakat secara global. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 9(2), 80–87.

Sitaresmi, A. R., & Suherman, A. (2024). Pengaruh KDRT Terhadap Pertumbuhan Anak. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik| E-ISSN: 3031-8882, 2(1), 314–322

Downloads

Published

2025-12-04

How to Cite

Mulyana, N., Rosmiati, R., Hidayat, A. N., & Ratnawulan, T. (2025). Fenomena Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pengembangan Kecerdasan Emosional Anak. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 23(2), 237–253. https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v23i2.2891

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.