Studi Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Kecerdasan Siswa
DOI:
https://doi.org/10.37216/tadibjurnalpendidikanislamdanisu-isusosial.v24i1.2972Keywords:
Media sosial, pendidikan Qur’ani, karakter siswa, konten negatif, nilai Islam.Abstract
Perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan globalisasi telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan remaja, baik secara positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif yang paling mengkhawatirkan adalah meningkatnya risiko penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Narkoba (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya) tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berpengaruh besar terhadap perkembangan kecerdasan siswa, baik dari aspek intelektual, emosional, spiritual, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penyalahgunaan narkoba terhadap berbagai aspek kecerdasan siswa SMK Plus Muhajirin, serta mengkaji upaya pencegahan dan penanggulangan yang telah dilakukan oleh pihak sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kasus penyalahgunaan narkoba di SMK Plus Muhajirin belum tergolong masif, keberadaannya tetap menjadi ancaman serius terhadap proses pendidikan dan pembentukan karakter siswa. Penyalahgunaan narkoba terbukti mengganggu fungsi otak yang berperan dalam pengambilan keputusan, pengendalian emosi, serta kemampuan konsentrasi dan daya ingat. Akibatnya, siswa yang terlibat mengalami penurunan prestasi akademik, lemahnya kontrol diri, dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial yang sehat.
References
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2021). Apa itu narkoba? https://bnn.go.id
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2021). Penyalahgunaan narkoba dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja. https://bnn.go.id
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2022). Laporan tahunan pencegahan narkoba nasional. BNN RI.
BNN & LIPI. (2021). Laporan survei nasional penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books.
Gardner, H. (2003). Multiple intelligences: New horizons. Basic Books.
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. Bantam Books.
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Bahaya narkoba bagi kesehatan. https://www.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Dampak narkoba terhadap otak remaja. https://www.kemkes.go.id
Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Psikologi perkembangan. Depdiknas.
National Institute on Drug Abuse. (2020). Drugs, brains, and behavior: The science of addiction. U.S. Department of Health and Human Services. https://nida.nih.gov
Priambada, B. S. P. (2019). Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Prosiding UNSA.
Santrock, J. W. (2011). Adolescence (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Steinberg, L. (2014). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Houghton Mifflin Harcourt.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Volkow, N. D., Koob, G. F., & McLellan, A. T. (2016). Neurobiologic advances from the brain disease model of addiction. The New England Journal of Medicine, 374(4), 363–371. https://doi.org/10.1056/NEJMra1511480
World Health Organization. (2020). Substance abuse fact sheet. https://www.who.int
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arif Samsudin, Arja Bayirudin, Teti Ratnawulan, Ayi Najmul Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










