Konsep Rahmatan Lil'Alamin Dalam Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.37216/tarbawi.v11i1.3184Abstract
Kosep islam rahmatan lil alamin dikemukaan dan dihubungkan dengan berbagai tantang dan peluang, serta kelemahan dan kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia, dan juga kondisi objektif Pendidikan islam yang masih membutuhkan revitalisasi, maka model Pendidikan islam yang diperlukan guna menghadapi tantangan bangsa adalah model Pendidikan yang berbasis rahmatan lil alamin. Dengan penerapan Sembilan nilai islam rahmatan lil alamin sekolah diharapkan mampu mengajarkan mengenai indahnya islam dalam menjunjung tinggi perdamaian. Penelitian ini adalah jenis kualitatif deskriptif dengan metode libraby research, yaitu elaborasi variable konsep rahmatan lil alamin dalam Pendidikan islam dari Al-Qur’an, hadist, buku dan jurnal para ilmuan islam, hadist penelitian menunjukan bahwa, strategi yang digunakan guru PAI dalam menanamkan nilai islam rahmatan lil alamin dilakukan dengan beberapa cara, yaitu memberikan wawasan keislaman, melalui uswatun hasanah, serta melalui studi kasus dalam pelaksanaan diskusi. Hasil dari penanaman Sembilan nilai islam rahmatan lil alamin ini adalah terciptanya suasana sekolah yang damai.
Kata kunci : karakter islam, Pendidikan islam, model Pendidikan rahmatan lil alamin
References
Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. Kuala Lumpur: ISTAC.
Al-Maraghi, A. M. (1993). Tafsir Al-Maraghi (Edisi Bahasa Arab). Semarang: CV Toha Putra.
Al-Qur’an, Surah Al-Anbiya’ [21]:107
Al-Qur’an, QS. Al-Kāfirūn [109]: 6.
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Revisi IV). Jakarta: Rineka Cipta.
Haq, E. A., Wasliman, I., Sauri, R. S., Faiz, F., Fatkhullah, K., & Khori, A. (2022). Management of character education based on local wisdom. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 73–91. https://doi.org/10.31538/ndh.v7i1.1998
Jabali, F. (2011). Islam rahmatan lil ‘alamin. Jakarta: Kementerian Agama, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Agama Islam.
Khobir, A. (2009). Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi. Jurnal Forum Tarbiyah.
Kuntowijoyo. (2006). Budaya dan masyarakat. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Ma’ruf Nurasykim, M. F. (2019). Strategi Rasulullah dalam pengembangan dakwah pada periode Mekkah. At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2(1), 108–125. http://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Taujih
Nursyamsi, M. (2018, July 27). Indonesia contoh moderasi Islam bagi negara lain. Republika. https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/07/27/pcihg2313-indonesia-contoh-moderasi-islam-bagi-negara-lain
Rosila, N., & Yaacob, N. (2013). An Islamic perspective on the role of education in responding to social issues among students in Malaysia. International Journal of Social Science and Humanity, 3(6).
Shihab, Q. (2002). Tafsir al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 1). Jakarta: Lentera Hati.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Yani, J. A., Kartasura, K., Sukoharjo, K., & Tengah, J. (2020). Pendidikan multikultural dari perspektif H.M. Rasjidi. Jurnal Studi Islam, 21(1), 91–98.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Neng Astrilestari Putri, Iskandar Mirza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






