Maqasid al-Shari’ah Sebagai Pondasi Ekonomi Islam
DOI:
https://doi.org/10.37216/maqosid.v13i2.2949Keywords:
Pemenuhan kebutuhan, Maqasid al-Syari’ah, pondasi Ekonomi Islam.Abstract
Seiring berkembangnya tekhnologi dan masuknya kita pada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menandakan kita harus siap bersaing dengan negara luar dari segala bidang dan kompleksnya ragam permasalahan kontemporer dalam bidang muamalah menuntut kita sebagai umat Islam mampu menganalisis permasalahan-permasalahan tersebut dan menuntut kita untuk memecahkannya sesuai dengan syari’at Islam. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan hidup, sangat perlu untuk mengembangkan sistem usaha yang sesuai dengan tata usaha yang saling menguntungkan bukan malah saling merugikan, oleh sebab itu Islam memiliki konsep tentang pemenuhan kebutuhan hidup sesuai dengan maqasid al-syari’ah untuk menciptakan keseimbangan kehidupan di dunia dan akhirat.
Konsep Maqashid al-Shari’ah sebenarnya telah dimulai dari masa al-Juwaini yang terkenal dengan Imam Haramain dan oleh Imam al-Ghazali kemudian disusun secara sistimatis oleh seorang ahli ushul fikih bermadzhab Maliki dari Granada (Spanyol), yaitu Imam al-Syatibi (w. 790 H).
Untuk mewujudkan kemaslahatan tersebut al-Syatibi membagi Maqasid menjadi tiga tingkatan, yaitu: Maqashid Dharuriyah, Maqashid Hajiyah, dan Maqasid Tahsinah. Dharuriyat artinya harus ada demi kemaslahatan hamba, yang jika tidak ada, akan menimbulkan kerusakan, misalnya rukun Islam. Hajiyat maksudnya sesuatu yang dibutuhkan untuk menghilangkan kesempitan, seperti keringanan (Rukhsah) tidak berpuasa bagi orang sakit. Tahsiniat artinya sesuatu yang diambil untuk kebaikan kehidupan dan menghindarkan keburukan, semisal akhlak yang mulia, menghilangkan najis, dan menutup aurat. Dharuriyat beliau jelaskan lebih rinci mencakup lima tujuan, yaitu : (1) menjaga agama (Hifzh ad-Din); (2) menjaga jiwa (Hifzh an-Nafs); (3) menjaga akal (Hifzh al-‘Aql); (4) menjaga keturunan (Hifzh an-Nasl); (5) menjaga harta (Hifzh al-Mal).[1] Oleh sebab itu Maqasid al-Syari’ahmenjadi pondasi ekonomi Islam untuk memecahkan permasalahn ekonomi yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman dan keadaan.
References
Ahmad, Noor. dkk, Epistemologi Syara’ Mencari Format Baru Fiqih Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000.
Basyir, Ahmad Azhar. Refleksi Atas Persoalan Keislaman Seputar Filsafat, Hukum, Politik dan Ekonomi. Bandung: Penerbit Mizan, 1996.
Djuwaini, Dimyauddin. Pengantar Fiqih Mu’amalah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
Effendi, Satria. Ushul Fiqh. Jakarta: Prenada Media, 2005.
Hakim, Abdul Hamid. Mabadi Awwaliyah. Jakarta: Sa’adiyah Putera, tt.
Khalaf, Abdul Wahhab. Ilmu Ushul Fiqh. ter. Moh. Zuhri dan Ahmad Karib, Semarang: Dina Utama, 1994.
Madjid, Nurcholis., Dkk. Kontekstualisasi Dokterin Islam dalam Sejarah. cet. I. Jakarta Selatan: Yayasan Wakaf Paramadina, 1994.
Moehammad, Goenawan. Metodologi Ilmu Ekonomi Islam Suatu Pengantar Eedisi II. Yogyakarta: UII Press, 1999.
Qaradhawi (al), Yusuf. Fiqih Maqashid Syari’ah. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2007.
_______. Halal dan Haram. ter. Abu Sa’id al Falahi, Jakarta: Robbani Press, 2000.
Qorib, Ahmad. Ushul Fikih 2. Jakarta: PT. Nimas Multima, Cet. II, 1997.
Rosyadi, A. Rahmat., dkk, Formalisasi Syari’at Islam dalam Perspektif Hukum Indonesia. Bogor: Ghalia Indonesia, 2006.
Rusli, Nasrun. Konsep Ijtihad al-Syaukani Relefansinya Bagi Pembaruan Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Logos, 1999.
Rahman, Fazlur. Islam. ter. Ahsin Muhammad, Bandung: Pustaka, 1994.
Syatiby (al), al-Muwafaqat fi Ushul al- Syari’ah. jilid II, Kairo: Mustafa Muhammad, t.t.
Shiddieqy (al) , TM. Hasbi. Falsafah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1975.
_______. Pengantar Hukum Islam II. Jakarta: Bulan Bintang, tt.
Talimah, Ishom. Manhaj Fikih Yusuf al- Qaradhawi. ter. Samson Rahman, Jakarta Timur: Pustaka al-Kautsar, 2001.
Yamani, Ahmed Zaki. Syari’at Islam yang Kekal dan Persoalan Masa Kini, Cet. I . Jakarta: PT. Intermasa, 1977.
Ya’qub, Hamzah. Pengantar Ilmu Syari’ah (Hukum Islam). Bandung: CV. Diponegoro, 1995.
Sapiuddin, and Muh Z. Akaria. “Analisis Pemikiran Pendidikan Ibnu Rajab Al-Hanbali: ( Relevansi Dan Aplikasinya Dalam Pembaharuan Pendidikan Islam Modern ).” Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial 22, no. 2 (December 2024): 2. https://doi.org/10.37216/tadib.v22i2.1859.
Zakaria, Muh. “Menganalisis Dimensi-Dimensi Etika Dalam Qasas Al-Qur’an: (Implikasi Bagi Pembentukan Karakter Muslim Kontemporer).” Fikroh 8, no. 2 (December 2024): 95–106. https://doi.org/10.37216/fikroh.v8i2.1800.
———. “THE VALUE OF ISLAMIC MODERATION WETU TELU IN THE CONTEXT OF ENVIRONMENTAL PRESERVATION INSIGHT.” Tahiro : Journal of Peace and Religious Mederation 2, no. 1 (June 2025): 1. https://doi.org/10.20414/tahiro.v2i1.13912.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 H. Lalu Muhamad Iswandi, Muhammad Sapwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




